Wirid Ar-Rabithah

“Katakanlah (Muhammad), “Wahai Tuhan pemilik kekuasaan, Engkau berikan kekuasaan kepada siapa yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kekuasaan daripada siapa pun…

 

..yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan siapa pun yang Engkau ke-hendaki dan Engkau hinakan siapa pun yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan.Sesungguhnya, Engkau..

 

..Maha Kuasa atas segala sesuatu. “Engkaulah yang memasukkan waktu malam ke dalam waktu siang, dan yang memasukkan waktu siang ke dalam waktu malam. Engkau mengeluarkan yang hidup…

 

…daripada yang mati, dan Engkau mengeluarkan yang mati daripada yang hidup. Dan Engkau memberikan rezeki kepada sesiapa yang Engkau kehendaki, tapa perhitungan”.

 

“Ya Allah, sesungguhnya in adalah malam-Mu yang telah menjelang dan siang-Mu yang telah berlalu, serta suara-suara daripada para penyeru-Mu, maka ampunilah aku.

 

“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui bahawa hati-hati telah berkumpul untuk mencurahkan Mahabbah hanya kepada-Mu,

 

….bertemu untuk taat kepada-Mu, bersatu dalam rangka menyeru (di jalan)-Mu, dan berianji setia untuk membela syari’ah-Mu,

 

…maka kuatkanlah ikatan pertaliannya, Ya Allah abadikanlah kasih say-angnya, tunjukkanlah jalannya dan penuhilah cahaya-Mu yang…

 

…tidak pernah redup, lapangkanlah dadanya dengan limpahan iman dan keindahan tawakkal kepada-Mu,…

 

…hidupkanlah dia dengan ma’rifat-Mu, dan matikanlah dia dalam keadaan syahid di jalan-Mu. Sesungguhnya, Engkau sebaik-baik pelindung dan…

…dan sebaik-baik penolong. Ya Allahu Aamiin”.

“Ya Allah, restuilah junjungan kami Nabi Muhammad s.a. w. ahli keluarga dan para sahabat Baginda semuanya. Juga berikanlah kesejahteraan kepada mereka sebanyak-banyaknya.”

Kelebihan dan Fadhilat


1. Dapat membantu seseorang untuk menyelesaikan perselisihan dengan adik beradik sendiri dan saudara semuslim. Biasa kita dengar, tidak sempurna iman seseorang itu apabila dia belum menyayangi saudaranua sendiri seperti dia menyayangi dirinya sendiri


2. Mampu membantu melembutkan hati seseorang muslim kalau tadi keras, sekarang menjadi lunak. Dari suram tidak bercahaya, bertukar jadi terang


3. Ada rasa simpati kepada sesama makhluk Allah, membantu dan sikap mudah memaafkan


4. Menjalin erat ukhuwah islamiyah antara sesama muslim atau makhluk ciptaan Allah S.W.T. Bila hati kita sudah teroaut bersama dengan saudara seiman, insyaAllah tali silaturahim dapat dikekalkan dan masing-masing sama sama membuat kebaikkan yang tidak mengundang perbalahan.


Kredit : Blog Ammar